Pioneer
Choose a Country
in_IDIndonesia
Ruang Media

Temu Petani untuk Tambah Pengetahuan



Kendal - Untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam budi daya tanaman, khususnya jagung hibrida kepada petani, baru-baru ini dilaksanakan temu petani. Kegiatan yang berlangsung di Kios Diaz Tani Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Kendal, tersebut diikuti ratusan petani j agung dan perwakilan Lembaga Masyarakat Desa sekitar Hutan di Patean.

"Temu petani dan pelanggan Pioneer diharapkan menjadi salah satu bentuk edukasi langsung dari perusahaan kami kepada petani jagung," kata District Agronomist Pioneer Indonesia wilayah Jateng Sugeng Bowo S di sela-sela acara.

Dia menjelaskan, temu pelanggan itu menyediakan berbagai informasi dan hal-hal yang berhubungan dengan dunia pertanian. Selain itu, juga menampilkan contoh tanaman, aplikasi, maupun informasi produk pertanian, pengujian kandungan unsur hara tanah di daerah Patean untuk mengetahui rekomendasi pemupukan yang tepat, juga penjualan benih Pioneer dari dealer kepada petani secara langsung.

Benih jagung hibrida Pioneer P21 memiliki potensi hasil sangat tinggi, yaitu 13,3 ton pipit kering untuk setiap hektare lahan. Kami perkenalkan varietas P4. Selain harga benih lebih terjangkau, usia tanaman jagung hanya 90-95 hari sudah bisa dipanen, tahan penyakit bulai, dan potensi hasil panenan 9-11 ton pipil kering per hektare," imbuhnya.

Suara Merdeka, 2 November 2009