Pioneer
Choose a Country
in_IDIndonesia

Rp. 14 Milliar untuk Satu Musim Panen



Malang - PT DuPont Indonesia berjanji akan komitmen untuk meningkatkan kemitraan dengan petani khususnya di wilayah Malang Raya. Bukti komitmen itu ditunjukkan dengan memberikan dana sekitar Rp 14 miliar setiap kali musim panen kepada petani Malang Raya. Dana tersebut adalah 35 persen dari Rp 40 miliar yang disebar ke petani seluruh Jatim dengan asumsi 11 ribu hektare lahan. Jadi untuk setiapsatu hektare lahan diberi pinjaman dana Rp 3,5 juta.

"Intinya untuk petani Malang Raya yang bermitra dengan kami mendapat dana lebih besar." tandas Priyandono Hadari, Production Manager PT Pioneer dalam workshop kemarin.

Besaran dana itu, lanjut Hadari digunakan untuk pinjaman modal bagi petani yang bermitra dengan menanam benih padi maupun jagung hibrida milik Pioneer. Petani hanya diberi beban untuk menyiapkan lahan plus tenaga kerja selama penanaman benih. Sedangkan benih dan pupuk diberi gratis dari Pioneer. Hanya seluruh hasil panen nanti. tidak boleh diiual ke pihak lain.

"Jadi selama ini kami berusaha untuk sama-sama untung. Petani harus untung, kami juga untung," imbuh pria yang baru dua tahun memimpin di PT Pioneer di Malang ini.

Hadari meyakinkan, senyampang petani mengelola benih sesuai dengan aturan dari PT Pioneer, dijamin petani tidak akan rugi. Karena untuk benih jagung, berdasar pengalaman selama puluhan tahun, basil yang dicapai bisa 7 sampai 9 ton per hektare. "Aral petani tidak malas saja," terang dia.