Home >
 

Targetkan Pangsa Pasar 31,5 %, DowDuPont Luncurkan P36 Bekisar

Diluncurkannya benih jagung hibrida terbaru P36 Bekisar oleh Corteva Agriscience, Divisi Pertanian dari DowDuPont akan berpotensi baik bagi para petani untuk mendapatkan hasil panen lebih tinggi, karena jagung dapat ditanam lebih rapat.

Country Manager Corteva Agriscience, Divisi Pertanian dari DowDuPont, Benny Sugiharto saat dikonfirmasi Bhirawa, Selasa (8/5) kemarin mengungkapkan dalam mensukseskan UPSUS PAJALE (Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai) yang dicanangkan oleh pemerintah, Pioneer Indonesia sebagai produsen benih jagung terpercaya dengan merek Pioneer terus melakukan serangkaian riset yang berkenaan dengan kualitas benih jagung yang akan ditanam petani. “Jagung Hibrida P36 Bekisar merupakan hasil riset kami terbaru yang dapat membantu petani dalam menangkal serangan bulai dan memberikan potensi hasil lebih tinggi,” terangnya.

Benny Sugiharto menambahkan pihaknya menargetkan mampu kuasai pangsa pasar benih jagung hibrida hingga 31,5% tahun ini, sedangkan DowDuPont masih menguasai pasar sebesar 30%, yang merupakan segmen menengah ke atas.

“Kami berharap kehadiran benih jagung hibrida P36 Bekisar ini bisa menggenjot penjualan DowDuPont terutama pasar benih jagung hibrida. Kami optimistis terhadap produk benih hibrida ini, karena P36 Bekisar memiliki potensi hasil jagung mencapai 13 metrik ton/hektare (ha). Selain itu, benih tersebut juga dapat ditanam pada populasi rapat hingga 100.000 tanaman/ha,” jelasnya.

Sedangkan total luas lahan jagung hibrida secara nasional mencapai 4 juta ha dan 1,2 juta ha di antaranya berada di Jawa Timur. “Dengan Iuasan Iahan yang sama, petani dapat menambah populasi tanaman yang bisa meningkatkan potensi hasil sampai dengan 15%. Maka ini akan menguntungkan petani dengan adanya tambahan keuntungan dari Iahan yang tetap sama,” ujarnya.

Sementara itu Benih P36 Bekisar telah melengkapi produk DowDupont lainnya yang sudah ada di pasaran, seperti P27, P32 dan P35. “Dengan adanya program pemerintah, kami optimistis penjualan benih jagung hibrida akan tumbuh bahkan sampai 50% dalam 5 tahun ke depan,” pungkas Benny.

Sumber: harianbhirawa.com

A6017484-F817-48A6-F984-4A1B3D944EC4